TIAKUR, peloporwiratama.co.id – Persekutuan Istri Karyawan Karyawati (PIKK) PLN Unit Layanan Pelanggan Moa menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka menyongsong HUT ke-80 Republik Indonesia di kediaman PLTD Moa, Tiakur, Sabtu (16/8/2025). Acara yang meliputi jalan santai, senam bersama, dan berbagai lomba tradisional ini bertujuan mempererat kebersamaan antara para istri karyawan PLN yang aktif maupun tidak aktif.
Lima jenis lomba yang digelar mencerminkan permainan tradisional Indonesia, yakni lomba makan kerupuk, mengisi air dalam botol menggunakan spons, estafet air, memasukkan sedotan dalam botol menggunakan mulut, dan mengambil permen dalam tepung terigu menggunakan mulut.
Kegiatan yang berlangsung di kompleks pembangkit listrik tenaga diesel ini merupakan tradisi tahunan PIKK PLN ULP Moa dalam memperingati hari kemerdekaan Indonesia. Acara dibuka dengan jalan santai dan senam bersama yang diikuti puluhan peserta dari kalangan istri karyawan PLN.
Setelah sesi olahraga ringan, acara dilanjutkan dengan berbagai lomba yang menguji keterampilan dan kekompakan peserta. Lomba-lomba yang diselenggarakan dipilih dengan mengangkat nilai-nilai kearifan lokal dan permainan tradisional yang biasa dimainkan saat perayaan kemerdekaan.
Antusiasme peserta terlihat tinggi dalam setiap lomba yang digelar. Lomba makan kerupuk yang menjadi favorit berhasil dimenangkan oleh Ake, disusul Ebi di posisi kedua dan Erlin di posisi ketiga. Sementara itu, lomba memasukkan sedotan dalam botol menggunakan mulut dimenangkan Dessi, dengan Lili dan Weli masing-masing di posisi kedua dan ketiga.
Dalam lomba mengisi air dalam botol menggunakan spons, Erlin berhasil meraih juara pertama disusul Dessi di posisi kedua. Lomba yang menguji kesabaran dan ketelitian ini menjadi salah satu yang paling menantang bagi peserta.
Ketua PIKK ULP PLN Moa, Makdalena Samangun, menjelaskan latar belakang penyelenggaraan kegiatan ini. “Tujuan dari kegiatan ini untuk mengumpulkan ibu-ibu semua PIKK PLN ULP Moa yang aktif maupun tidak aktif supaya semua bersatu dalam menyongsong kegiatan ini serta membangun kebersamaan ini menjadi erat lagi,” ungkapnya saat diwawancarai.
Makdalena juga menyampaikan harapan untuk masa depan organisasi. “Harapan ke depan semoga PIKK ini semakin maju, semakin erat, dan semakin kompak,” tambahnya dengan penuh optimisme.
Salah satu peserta, Lili yang meraih juara pertama lomba mengambil permen dalam tepung terigu, mengaku senang dengan kegiatan ini. “Lomba-lomba seperti ini mengingatkan kita pada masa kecil dan membuat kita bisa tertawa bersama. Ini yang membuat kita semakin akrab,” ujarnya sambil tersenyum.
Kegiatan PIKK PLN ULP Moa ini menunjukkan pentingnya menjaga tradisi perayaan kemerdekaan melalui permainan rakyat yang sederhana namun sarat makna. Di tengah modernisasi dan digitalisasi, lomba-lomba tradisional seperti ini tetap memiliki daya tarik tersendiri dalam mempererat hubungan sosial.
Bagi komunitas karyawan PLN di daerah kepulauan seperti Moa, kegiatan semacam ini menjadi momen penting untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan. Hal ini juga mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi nilai dasar dalam kehidupan bermasyarakat.
Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi unit-unit PLN lainnya untuk menggelar acara serupa, sehingga nilai-nilai kebersamaan dan semangat kemerdekaan dapat terus terpelihara di kalangan keluarga besar PLN di seluruh Indonesia. (PW-19)